Copyright @ Arham biasa dikenal dengan Blogpreneur adalah seorang ahli komunikasi pemasaran media internet juga full time internet marketer (online strategist) dengan Profesi Online Media strategist. Spesialisasi di Internet Business, Internet Strategy dan Social Media Specialist serta SEO search engine optimization strategy juga Internet Political Marketing Strategy.
Minggu, 31 Januari 2010
Conversationalist tambahan Social Technographic
Mungkin sudah pernah dengar yang satu ini. Social Technographics ladder, tapi ada lho updatenya. Update tentang social Technographics terjadi karena fenomena twitter. Nah, info update social Technographics itu dijelaskan pada web corporate Iinventco.net bisa dilihat di sini >> Social Technographics
Minggu, 17 Januari 2010
7 Langkah Melakukan Branding di Facebook
Di era New Wave marketing, sudahkah anda menerapkan strategi social media marketing di facebook? salah satunya branding. Mereka bilang All Marketer are liar, namun sekiranya memang begitu adanya. Konsep branding benar benar dimakan konsumen.. they love it.
Lebih jauh soal branding di Facebook ini, anda mungkin masih bertanya-tanya bagaimana. Langsung saja lanjutkan membaca…
Dalam melakukan personal branding, intinya adalah bagaimana orang lain mempersepsikan anda seperti persepsi yang anda inginkan. Apakah anda ingin dipersepsikan sebagai seorang ahli pelatihan perusahaan migas atau bahkan marketer berhasil, seorang pebisnis sukses, atau apapun persepsi yang ingin anda bentuk, brand itulah yang harus anda bangun. Tidak terkecuali ketika anda lakukan itu dengan Facebook
Lebih jauh soal branding di Facebook ini, anda mungkin masih bertanya-tanya bagaimana. Langsung saja lanjutkan membaca…
Dalam melakukan personal branding, intinya adalah bagaimana orang lain mempersepsikan anda seperti persepsi yang anda inginkan. Apakah anda ingin dipersepsikan sebagai seorang ahli pelatihan perusahaan migas atau bahkan marketer berhasil, seorang pebisnis sukses, atau apapun persepsi yang ingin anda bentuk, brand itulah yang harus anda bangun. Tidak terkecuali ketika anda lakukan itu dengan Facebook
- Buat profil anda merefleksikan brand anda. Misalkan anda ingin melakukan branding sebagai seorang konsultan profesional, pastikan profil facebook anda merefleksikan citra tersebut. Cantumkan hal-hal yang terkait dengan profesi anda.
- Pasang foto yang sesuai. Kalau anda ingin membranding diri anda sebagai seorang profesional, pasang foto yang menunjukkan anda sosok profesional.
- Buat username facebook yang singkat. Contoh seperti http://www.facebook.com/Arhamharyadi.Blogpreneur pastinya jauh lebih baik dibandingkan url yang panjangnya seperti http://www.facebook.com/profile.php?id=123456789 bukan?
- Update status sesuai brand anda. Anda bisa update status yang terkait branding. Misalnya update status soal proyek yang sedang anda kerjakan, atau soal seminar yang sedang anda isi, atau mungkin tentang perkembangan bisnis internet anda.
- Pilih grup dan friend secara bijak. Teman dan grup yang anda ikuti adalah refleksi dari anda. Kalau grup yang anda ikuti baik, anda pun akan dipandang baik. Kalau dipandang buruk, anda ikut tersangkut buruk.
- Lakukan tagging dan sharing. Baik dalam update status berupa teks, foto, atau video. Namun jangan sembarangan melakukannya. Pastikan hanya pilih orang yang sesuai atau terkait hal yang anda tag-kan.
- Klasifikasikan teman-teman anda. Biar tidak campur aduk, anda bisa klasifikasikan teman-teman anda. misalnya sebagai hubungan pertemanan, hubungan keluarga, hubungan profesional, dan lainnya.
Copyright @ Arham biasa dikenal dengan Blogpreneur adalah seorang ahli komunikasi pemasaran media internet juga full time internet marketer (online strategist) dengan Profesi Online Media strategist. Spesialisasi di Internet Business, Internet Strategy dan Social Media Specialist serta SEO search engine optimization strategy juga Internet Political Marketing Strategy.
Senin, 04 Januari 2010
Bagaimana Paradigma Email Marketing di era New Wave
Secara perlahan saya mempelajari email email -persuasif- tersebut. Sebagai seorang marketer, otak saya langsung tanggap bahwa setiap email promosi yang yang masuk ke inbox saya, yang dulunya adalah menggangu pekerjaan saya,sekarang mejadi sahabat saya, sekarang menjadi adviser saya yang membantu meringankan beban kerja saya, Karena isi dari email email yang saya terima di inbox tersebut dalah sebuah ilmu marketing strategy yang telah terbukti ampuh.
Kenapa saya katakan bahwa email email tersebut adalah ilmu ?
1. Suatu ketka marketing budget yang saya ajukan ke atasan saya, tidak disetujui oleh atasan karena budget tidak masuk akal dan kata atasan saya” buang buang uang”
2. Selama menjadi Marketer,selalu bekerja lembur setiap hari karena harus meeting dengan client di sana sini, banyak makan waktu di jalan karena jalanan macet, paling banter sehari bisa meeting dengan 2 atau 3 client, so tiring
3. Hasil yang diperoleh jika dibandingkan dengan proses untuk mencapainya s masih jauh dari kata excellent
4. Target tercapai tetapi cost of sales nya besar.
Kemudian saya mereview kembali apa yang telah saya kerjakan dan apa yang saya hasilkan, tarnyata hasilnya tidak sebanding dengan prosesnya secara umum. Dari kasus kasus ini kemudian saya belajar dan belajar, salah satu tool saya adalah email email yang dulu saya benci karena mengganggu, kemudian saya cintai karena menyampaikan berbagai pengetahuan tentang strategi marketing dengan beaya murah dan efektif. Ilmu yang saya dapatkan dari email email yang masuk ke inbox saya adalah, bagaimana seorang Internet Marketer yang mengirimkan email email kepada saya dan ribuan bahkan jutaan orang seperti saya sekaligus di luar sana. Namun rasanya tetap ada yg terlupa? nah kira kira apa konsep yang terlupa ituh...
Kenapa saya katakan bahwa email email tersebut adalah ilmu ?
1. Suatu ketka marketing budget yang saya ajukan ke atasan saya, tidak disetujui oleh atasan karena budget tidak masuk akal dan kata atasan saya” buang buang uang”
2. Selama menjadi Marketer,selalu bekerja lembur setiap hari karena harus meeting dengan client di sana sini, banyak makan waktu di jalan karena jalanan macet, paling banter sehari bisa meeting dengan 2 atau 3 client, so tiring
3. Hasil yang diperoleh jika dibandingkan dengan proses untuk mencapainya s masih jauh dari kata excellent
4. Target tercapai tetapi cost of sales nya besar.
Kemudian saya mereview kembali apa yang telah saya kerjakan dan apa yang saya hasilkan, tarnyata hasilnya tidak sebanding dengan prosesnya secara umum. Dari kasus kasus ini kemudian saya belajar dan belajar, salah satu tool saya adalah email email yang dulu saya benci karena mengganggu, kemudian saya cintai karena menyampaikan berbagai pengetahuan tentang strategi marketing dengan beaya murah dan efektif. Ilmu yang saya dapatkan dari email email yang masuk ke inbox saya adalah, bagaimana seorang Internet Marketer yang mengirimkan email email kepada saya dan ribuan bahkan jutaan orang seperti saya sekaligus di luar sana. Namun rasanya tetap ada yg terlupa? nah kira kira apa konsep yang terlupa ituh...
Copyright @ Arham biasa dikenal dengan Blogpreneur adalah seorang ahli komunikasi pemasaran media internet juga full time internet marketer (online strategist) dengan Profesi Online Media strategist. Spesialisasi di Internet Business, Internet Strategy dan Social Media Specialist serta SEO search engine optimization strategy juga Internet Political Marketing Strategy.
Label:
email marketing,
internet marketing
Langganan:
Postingan (Atom)